get app
inews
Aa Text
Read Next : One Way Nasional Dari GT Kalikangkung – KM 70 Cikampek Diberlakukan, Ini Pesan Kapolri ke Pemudik

Kapolri Hadiri Silaturahmi Akbar Ribuan Mantan Anggota JI yang Bersatu dalam Garda Satya NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:14 WIB
header img
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo hadiri Silaturahmi Akbar bersama Garda Satya NKRI di Edutorium UMS, Minggu (30/8/2026).(Foto: Dok. Humas Polda Jateng).

SURAKARTA,iNewsMuria.id - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo hadiri Silaturahmi Akbar bersama Garda Satya NKRI yang digelar di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jawa Tengah, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk tasyakuran peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia ini dihadiri oleh sekitar 6.500 eks anggota JI dari wilayah Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Garda Satya NKRI merupakan wadah bagi para mantan anggota JI yang kini dipimpin oleh mantan Amir JI, Ustadz Para Wijayanto. 

Acara silaturahmi akbar ini menjadi wujud nyata dari implementasi road map sistematis selama lima tahun yang disusun oleh Densus 88 Anti Teror (AT) Polri sejak deklarasi pembubaran JI pada 30 Juni 2024.

Dalam laporannya, Komandan Densus 88 AT Polri Irjen Pol Sentot Prasetyo menegaskan komitmen penuh kepolisian dalam mengawal proses reintegrasi sosial agar para mantan anggota JI kembali setia pada ideologi Pancasila. 

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 7.942 eks anggota di 28 provinsi telah aktif mengikuti program pembinaan, serta 19 pelatihan kemandirian ekonomi yang difasilitasi Polri bersinergi dengan kementerian terkait.

Sensasi pembubaran dan ikrar kembali ke NKRI ini ditegaskan oleh Ustadz Para Wijayanto murni lahir dari musyawarah internal, bukan atas paksaan pihak luar.

“Kami kembali bukan berdasarkan tekanan, tapi memang perubahan metode dalam penanganan terorisme yang tepat. Kami bisa berubah, membubarkan diri dengan sukarela berdasarkan musyawarah-musyawarah mufakat dan kembali ke NKRI,” tegas Ustadz Para Wijayanto.

Ia menambahkan bahwa seluruh anggota Garda Satya NKRI bertekad mengaktualisasikan keahlian dan kapasitas yang mereka miliki untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.

Menanggapi komitmen tersebut, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyambut hangat dan mendorong agar ikrar kembali ke NKRI ini dilanjutkan dengan kontribusi konkret di lapangan. 

Menurut Kapolri, potensi para anggota sangat besar untuk dikembangkan mulai dari bidang kewirausahaan, ekonomi, dakwah, hingga aksi-aksi kemanusiaan seperti penanggulangan bencana.

“Beliau-beliau memiliki keinginan kuat untuk kemudian bisa mengaktualisasikan apa yang beliau miliki di bidang-bidang yang saat ini sudah ditekuni,” ujar Kapolri. 

Kapolri mengajak bersatu menjaga keberagaman yang ada dalam satu ikatan NKRI ini betul-betul bisa kita dorong untuk menjadi negara maju sesuai dengan tujuan nasional kita mewujudkan masyarakat adil dan makmur.

Kapolri juga mengutarakan harapannya agar proses reintegrasi ini terus bergulir dan menjadi pemantik bagi mereka yang masih ragu untuk mengambil keputusan.

“Tidak ada tekanan, tidak ada paksaan, tapi ini lebih memunculkan panggilan dari hati nurani untuk bergabung ke Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam ikatan Garda Satya NKRI,” pungkasnya.

Selain pertemuan akbar, rangkaian acara diisi dengan diskusi panel strategis yang dipimpin oleh Ust Bambang Sukirno sebagai moderator. Diskusi ini menghadirkan tiga narasumber utama:

Brigjen Pol Tubagus Ami Prindani (Wakadensus 88 AT), Ust. Para Wijayanto (Dewan Pakar Rumah Wasathiyah) dan Prof Muhammad Saerozi (Wakil Rektor Bid. Administrasi Umum UIN Salatiga).

Editor : Arif F

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut