Olahraga Pencak Silat Militer, Bentuk Mental Petarung Prajurit Kodim 0717 Grobogan
GROBOGAN,iNewsMuria.id - Pencak silat menjadi olahraga beladiri yang sudah lama dikenal masyarakat. Beladiri asli Nusantara ini menggabungkan gerak artistik (pencak) dan teknik pertahanan diri (silat).
Olahraga ini juga menjadi salah satu pilihan seni beladiri yang dipelajari prajurit TNI. Pencak Silat Militer (PSM) menjadi olahraga yang dipelajari guna membentuk mental prajurit.
Untuk itu Kodim 0717 Grobogan pun menggelar latihan bagi anggotanya guna membentuk prajurit yang tangguh dan profesional. Selain lapangan upacara, lapangan tenis di Kodim juga menjadi lokasi latihan.
Latihan bela diri ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari program strategis untuk meningkatkan ketahanan fisik, disiplin tinggi, serta kemahiran dalam bela diri taktis.
Fokus utama latihan olahraga Pencak Silat Militer ini adalah mempersiapkan prajurit menghadapi pertarungan jarak dekat dengan ketangkasan yang mumpuni.
Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0717 Grobogan, Mayor Cba A.M. Ichfani, S.E., menegaskan bahwa PSM merupakan bela diri resmi yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat. Program ini menjadi pilar penting dalam pembinaan satuan.
"Pencak Silat Militer telah ditetapkan sebagai salah satu kemampuan dasar yang wajib dikuasai oleh setiap prajurit TNI Angkatan Darat. Tujuannya untuk meningkatkan kesiapan tempur, kebugaran fisik, serta melestarikan budaya bangsa," ujar Kasdim dalam keterangan Sabtu (9/5/2026).
Mayor Ichfani menjelaskan bahwa PSM dirancang sebagai sistem bela diri praktis yang efektif. Tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, olahraga ini juga mengintegrasikan nilai-nilai luhur budaya Indonesia ke dalam kebutuhan pertahanan diri di medan tugas.
Latihan Pencak Silat Militer dirancang untuk situasi pertempuran jarak dekat yang praktis dan efisien. Latihan rutih menjadi perintah Komando Atas untuk seluruh prajurit TNI AD.
Dengan digelarnya latihan rutin, Kodim 0717 Grobogan memastikan setiap prajurit selalu dalam kondisi siap siaga, memiliki mental petarung yang kuat, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal dalam bertugas.
Editor : Arif F