Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Entaskan Kemiskinan, 123 Perguruan Tinggi di Jateng Dilibatkan dalam Pemberdayaan Desa
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Sumur Minyak di Gandu, Kapolres Blora Bersama Tim Gabungan Terus Upayakan Pemadaman

Selasa, 19 Agustus 2025 | 20:14 WIB
  • author Arif Fajar
Kebakaran Sumur Minyak  di Gandu, Kapolres Blora Bersama Tim Gabungan Terus Upayakan Pemadaman
Upaya pemadaman kebakaran sumur minyak di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Blora hingga Selasa (19/8/2025) terus diupayakan tim gabungan.(dok.Polres Blora)

BLORA,iNewsMuria.id – Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto bersama tim gabungan terus berupata memadamkan kebakaran sumur minyak ilegal di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora.

"Kami berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk BPBD Kab Blora, Damkar Kab Blora, ESDM Pertamina Blok Cepu, Satpol PP dan instansi lain,” jelas Kapolres Blora dalam keterangannya, Selasa (19/8/2025).

Kapolres Blora menjelaskan bahwa penanganan kebakaran ini membutuhkan koordinasi yang kuat antarlembaga, untuk memastikan upaya pemadaman berjalan efektif dan aman. 

“Prioritas kami adalah memadamkan api secepat mungkin agar tidak merembet ke area lain dan membahayakan warga," ujar AKBP Wawan.

Pihaknya sambung Kapolres Blora, langsung mengambil langkah cepat untuk menangani kejadian ini. Melokalisir lokasi kejadian dengan radius aman 100 meter dan memasang garis polisi. 

“Personel uga dikerahkan untuk membantu evakuasi warga terdampak di sekitar lokasi ke tempat yang lebih aman," ujar AKBP Wawan.

Berbagai strategi dan peralatan lanjut Kapolres Blora, dikerahkan untuk memadamkan api yang sulit dijinakkan karena kandungan minyak yang mudah terbakar. Termasuk penanganan dampak sosial.

Menurut Kapolres Blora, pihaknya berupaya semaksimal mungkin hingga api benar-benar padam. Nantinya juga akan melakukan investigasi terkait penyebab kebakaran ini.

Kebakaran sumur minyak terjadi pada Minggu (17/8/2025) menyebabkan tiga orang meninggal dunia.Yakni Tanek (88) dan Wasini (51), dan Sureni (52) warga Desa Gandu. 

Selain korban tewas, dua korban lain, yaitu Yeti (30) dan Abu Dabi (2), mengalami luka bakar serius. Keduanya kini dirawat intensif di RS Sarjito, Yogyakarta.

Tak hanya itu, akibat kejadian tersebut rumah Tamsir yang hangus terbakar di bagian belakang, satu ekor sapi dan satu ekor kambing milik warga juga mati terbakar.(*)

Editor: Arif F

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut