Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Hati-hati... Masih Ada 126 Perlintasan KA tidak Dijaga dan 14 Perlintasan Liar di Daop 6 Yogyakarta
Advertisement . Scroll to see content

Penumpang KA BIAS Madiun Turun di Perjalanan Sebelum Sampai Tujuan, Ini Penyebabnya...

Minggu, 06 April 2025 | 20:07 WIB
  • author Langgeng Widodo
Penumpang KA BIAS Madiun Turun di Perjalanan Sebelum Sampai Tujuan, Ini Penyebabnya...
KA BIAS Madiun

SRAGEN,iNewsMuria.id-Sebanyak 20 penumpang KA BIAS Madiun relasi Madiun - Stasiun Bandara Adi Soemarmo Solo turun di perjalanan sebelum sampai stasiun tujuan, Minggu (6/4/2025) pagi.

Mereka turun di Stasiun Sragen dan pindah ke moda transportasi lain guna melanjutkan perjalanan. Turunnya para penumpang di tengah perjalanan itu lantaran ada kendala teknis sehingga kecepatan KA berkurang akibat tenaga lemah pada engine.

Selain 20 penumpang turun di Stasiun Sragen, dari informasi yang didapat dari PT KAI Daop 6 Yogyakarta, sebanyak 6 penumpang pesawat tujuan Bandara Adi Soemarmo dialihkan ke KA Brantas. Sisanya tetap  melanjutkan perjalanan dengan KA BIAS Madiun.

Dalam rilis yang dibagikan pada media, PT KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan KA atas terganggunya perjalanan KA BIAS (KA 577) karena adanya kendala teknis pada sarana KA BIAS relasi Madiun - Adi Soemarmo, Minggu (6/4/2025) pukul 10.56 WIB.

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan, para petugas teknis dari Unit Sarana KAI langsung melakukan penanganan atas kendala tersebut di lapangan dan kereta dapat melanjutkan perjalanan dengan kecepatan yang diizinkan. Pada pukul 15.58, KA BIAS 577 memasuki Stasiun Solo Balapan.

"Atas keterlambatan perjalanan ini, kami dari PT KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi serta mengucapkan terimakasih kepada para pelanggan telah memilih jasa kereta api," katanya.(*)

Editor: Langgeng Widodo

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut