Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Hanguskan 7 Rumah di Toroh Grobogan, Kerugian Setengah Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Warga Toroh Dikejutkan Dengan Penemuan Jasad Perempuan Tersangkut di Pintu Air Irigasi

Selasa, 19 Desember 2023 | 22:21 WIB
  • author Arif Fajar
Warga Toroh Dikejutkan Dengan Penemuan Jasad Perempuan Tersangkut di Pintu Air Irigasi
Polisi melakukan olah TKP penempuan jasad perempuan di pintu air saluran irigasi di Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Grobogan pada Selasa (19/12/2023). (Istimewa)

GROBOGAN,iNewsMuria.id –  Warga Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan dikejutkan dengan penemuan jasad perempuan yang tersangkut di pintu air irigasi setempat, Selasa (19/12/2023).

Menurut Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan melalui Kapolsek Toroh AKP Saptono Widyo jenazah tersebut diketahui bernama Muninggar (73) warga Desa Krangganharjo.

“Penemuan jenazah korban bermula ketika air di saluran irigasi menuju sawah milik Sudarto (69) tidak mengalir,” jelas AKP Saptono akrab disapa AKP Sapto.

Kemudian saksi menelusuri saluran irigasi guna mengetahui kenapa air tidak mengalir. Saksi lanjut AKP Sapto menyusuri hingga sampai pintu irigasi sekitar 300 meter dari sawahnya.

“Sesampai di pintu saluran irigasi, saksi terkejut karena ternyata ada jenazah korban mengapung tersangkut di pintu air,” jelas Kapolsek Toroh AKP Sapto.

Seketika itu juga, Sudarto berteriak meminta tolong sehingga mengejutkan warga sekitar. Mereka pun segera berdatangan ke arah pintu air saluran irigasi.

Warga sambung AKP Sapto, juga terkejut ketika tahu ada jenazah tersangkut pintu air saluran irigasi. Kemudian warga mengevakuasi jenazah korban ke atas tepi saluran irigasi.

Penemuan jenazah lansia perempuan tersebut lalu dilaporkan perangkat desa ke Polsek Toroh. Setelah menerima laporan anggota Polsek Toroh, sambung AKP Sapto bersama Inafis Polres Grobogan ke TKP.

Bersama tim medis, anggota Polsek Toroh dan Inafis Polres Grobogan melakukan pemeriksaan jenazah korban. Hasilnya, tambah AKP Sapto tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan.

Menurut AKP Sapto, korban diduga meninggal dunia akibat terpeleset saat buang air dan tenggelam di saluran irigasi sedalam 2 meter. Jenazahnya ditemukan sekitar 150 meter dari tempat terpleset.

“Keluarga menerimakan kejadian tersebut dan menolak untuk dilakukan autopsi. Kemudian jenazah korban diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan,” ujar AKP Sapto. (*)

Editor: Arif F

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut