Transaksi Tembus Rp7,8 Miliar, Mebel Ukir Jepara Diminati di IFEX 2026

muhammad olies
Bupati Jepara Witiarso Utomo berbincang dengan para pelaku usaha saat meninjau pelaksanaan JIFBW 2026 yang digelar di Gedung Wanita Jepara, Rabu (11/3/2026). (Foto: Istimewa).

JEPARA, iNewsMuria.id– Keikutsertaan pelaku industri mebel Jepara dalam ajang Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2026 yang digelar di Jakarta membuahkan hasil yang menggembirakan. 

Transaksi di Jepara Paviliun tercatat mencapai Rp7.814.810.000 dengan total 810 pengunjung selama digelarnya pameran skala internasional tersebut.

Bupati Jepara Witiarso Utomo menyampaikan sebanyak 20 peserta asal Jepara yang ikut berpartisipasi dalam gelaran IFEX tahun ini. Para pelaku usaha asal Jepara itu berhasil mencatat transaksi bernilai miliaran rupiah.

“Ahamdulillah hasilnya kurang lebih sekitar Rp7 miliar lebih. Ini menunjukkan produk mebel Jepara masih sangat diminati pasar,” ujar Witiarso di sela-sela meninjau Jepara International Furniture Buyer Weeks (JIFBW) 2026 yang digelar di Gedung Wanita Jepara, Rabu (11/3).

Ia menjelaskan, nilai transaksi tersebut merupakan hasil langsung yang diperoleh peserta selama pameran berlangsung. Menurutnya, transaksi langsung seperti ini memberikan dampak nyata bagi para pelaku usaha.

“Dengan transaksi langsung seperti itu berarti ada efek yang bisa langsung diterima oleh para pelaku usaha” tambahnya.

Witiarso menilai pelaksanaan IFEX tahun ini berjalan dengan baik, baik dari sisi persiapan maupun kualitas produk yang ditampilkan. Hal tersebut turut mempengaruhi hasil transaksi yang cukup besar.

Menurutnya, produk-produk yang ditampilkan peserta Jepara sangat baik sehingga mampu menarik perhatian buyer yang datang ke perhelatan internasional tersebut.

“IFEX tahun ini persiapannya bagus, produk-produk yang ditampilkan juga sangat bagus sehingga hasilnya juga bagus. Potensi ke depannya tentu akan lebih baik lagi,” jelasnya.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Jepara tetap akan melakukan evaluasi terhadap hasil keikutsertaan dalam pameran internasional tersebut agar pelaksanaan di tahun berikutnya bisa semakin maksimal.

“Kami akan melakukan evaluasi terhadap hasil IFEX ini agar ke depan bisa lebih baik lagi,” kata Witiarso.

Ia juga berharap hasil positif ini bisa terus disosialisasikan melalui berbagai kanal media agar semakin banyak pelaku usaha yang termotivasi untuk ikut berpartisipasi.

“Harapan kami ini terus disosialisasikan melalui berbagai kanal media agar semakin banyak pelaku usaha yang tertarik ikut IFEX,” tuturnya.

Selain itu, Pemkab Jepara juga telah menyampaikan kepada HIMKI terkait komposisi peserta pada pameran berikutnya agar memberikan kesempatan lebih luas kepada pelaku usaha baru.

“Kemarin kami juga menyampaikan kepada HIMKI, kalau bisa tahun depan komposisinya 70 persen peserta baru dan 30 persen peserta yang sebelumnya belum sukses kita ikutkan kembali,” ungkapnya.

Bupati menilai capaian transaksi tahun ini sudah sesuai target bahkan terbilang luar biasa. Ia optimistis IFEX ke depan dapat memberikan dampak ekonomi yang semakin besar bagi industri mebel Jepara.

Untuk keikutsertaan di tahun 2027, Pemkab Jepara menargetkan proses kurasi produk akan semakin ditingkatkan sehingga kualitas dan keberagaman produk yang ditampilkan juga semakin luas.

“Ke depan kurasinya akan kita tingkatkan. Keberagaman produk juga harus lebih luas sehingga daya saing produk Jepara semakin kuat di pasar global,” pungkasnya. (*)

Editor : Arif F

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network