Pekalongan Ekspor 19,8 Ton Kopi Robusta ke Yunani

Langgeng Widodo
Pelepasan ekspor perdana Kopi Pekalongan. (Foto : Humas KPwBI Tegal).

PEKALONGAN,iNewsMuria.id- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Tegal memfasilitasi pelepasan ekspor kopi Robusta asal Kabupaten Pekalongan sebanyak 19,8 ton ke Yunani, Senin (9/2/2026).

Pelepasan ekspor perdana Kopi Pekalongan oleh Deputi Kepala KPwBI Tegal, Seno Indarto, juga dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Anis Rosidi, sejumlah Kepala OPD Pemkab Pekalongan, Kadin Kabuoaten Pekalongan, dan Kepala Balai Karantina Indonesia,  Jawa Tengah (BKHIT Jawa Tengah) Hari Yuwono.

Selanjutnya, komoditas kopi tersebut akan dikapalkan melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dengan tujuan Pelabuhan Thessaloniki, Yunani, dan kemudian didistribusikan ke Macedonia.

"Ini bagian dari upaya mendorong UMKM berorientasi ekspor serta memperkuat daya saing komoditas unggulan daerah," kata Seno Indarto.

Sebelumnya, pada periode November 2025, kopi Robusta asal Pekalongan telah diekspor ke Yunani sebanyak  mencapai 59,4 ton yang dikirimkan dalam 3 kontainer biji kopi hijau (green bean).

Ekspor tersebut dilaksanakan oleh KUB Lumbung Kopi Nusantara, kelompok tani dan UMKM kopi binaan KPwBI Tegal yang berlokasi di Desa Limbangan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan.

KUB Lumbung Kopi Nusantara mengelola dan mengkonsolidasikan lahan seluas 60 hektar di kawasan perhutanan sosial Perhutani KPH Pekalongan Timur serta memproduksi green bean, roasted bean, dan kopi bubuk.

Menurut Seno Indarto, keberhasilan ekspor dalam skala kontainer ini menjadi tonggak penting bagi kopi Pekalongan dalam menembus pasar internasional. Capaian itu mencerminkan peningkatan kapasitas produksi, kualitas produk, serta kesiapan UMKM kopi daerah untuk bersaing di pasar global.

KUB Lumbung Kopi Nusantara tercatat menjadi mitra binaan Bank Indonesia Tegal sejak 2024.  Keberhasilan ekspor ini, kata dia, merupakan salah satu hasil dari  rangkaian program penguatan kapasitas yang diikuti secara intensif.

Antara lain Pelatihan Pascapanen Kopi  di Purwokerto (2024), Kurasi dan Pelatihan Standar Mutu Greenbean di Jakarta (2025), partisipasi dalam Java Coffee & Flavour Festival  di Surabaya (2025), keikutsertaan dalam Export Coaching Program (ECP) Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan BI Jawa Tengah di  Semarang (2025), serta pelatihan peningkatan mutu greenbean  di Padang (2025).

Pada ajang Java Coffee & Flavour Festival 2025 di Surabaya, KUB Lumbung Kopi Nusantara juga berhasil meraih Juara I QRIS Racing dan Harapan I Kopi Bersuara. Prestasi tersebut semakin memperkuat citra dan reputasi kopi Pekalongan di tingkat nasional.

"Bank Indonesia memiliki tugas utama mencapai dan memelihara kestabilan nilai Rupiah, baik terhadap barang dan jasa (inflasi) maupun terhadap mata uang asing, melalui tiga pilar kebijakan, yaitu kebijakan moneter, sistem pembayaran, dan stabilitas sistem keuangan," jelasnya.

"Sejalan dengan mandat tersebut, sejak tahun 2006 Bank Indonesia juga melaksanakan program pengembangan klaster UMKM komoditas unggulan daerah guna mendukung penguatan ekonomi regional."

"Khusus pada komoditas kopi, Bank Indonesia secara konsisten mendorong penguatan klaster/kelompok petani kopi, peningkatan kualitas dan kapasitas produksi, serta fasilitasi akses pasar domestik dan ekspor. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani, mendorong UMKM naik kelas, serta memperkuat posisi kopi Indonesia di pasar global," pungkasnya.

Editor : Arif F

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network