PATI, iNews - Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, kini resmi mengemban amanah baru sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati demi menjamin keberlangsungan roda pemerintahan. Penunjukan ini dilakukan secara mendadak menyusul penetapan Bupati Sudewo sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum lama ini.
Keputusan strategis tersebut diambil berdasarkan radiogram Menteri Dalam Negeri yang ditindaklanjuti melalui surat penugasan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Surat bernomor 131/0000757 itu memberikan wewenang penuh kepada Risma sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menyerahkan langsung surat penugasan tersebut kepada Risma di Pendopo Kabupaten Pati pada Rabu (21/1). Dalam seremoni tersebut, Gus Yasin menekankan pentingnya menjaga stabilitas internal pemerintahan di tengah guncangan kasus hukum yang melanda kepemimpinan sebelumnya.
“Saya titip kepada Mas Chandra untuk bisa mengoordinasikan, memberikan ketenangan, dan ketenteraman di lingkungan pemerintah kabupaten Pati,” ujar Taj Yasin, Kamis (22/1/2026). Ia juga meminta agar seluruh ASN tetap profesional dan tidak terpengaruh oleh situasi politik yang sedang memanas agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.
Wagub Jateng juga menginstruksikan agar soliditas birokrasi diperkuat demi memberikan pelayanan terbaik tanpa ada gangguan dari sisi administrasi maupun psikologis. Harapannya, kepercayaan masyarakat terhadap integritas Pemerintah Kabupaten Pati dapat segera dipulihkan melalui kerja nyata yang transparan dan akuntabel.
Menanggapi tugas berat tersebut, Risma Ardhi Chandra menyatakan kesiapan lahir batin untuk menjalankan kewenangan sesuai dengan arahan pimpinan provinsi. Ia berkomitmen penuh untuk menjaga integritas tata kelola pemerintahan agar pelayanan kepada masyarakat luas tidak mengalami kendala teknis maupun etis.
“Kami berkomitmen penuh untuk melanjutkan roda pemerintahan Kabupaten Pati dengan menjunjung tinggi nilai integritas dan akuntabilitas,” ungkap Risma di hadapan awak media. Dirinya menganggap kehadiran Wagub Jateng sebagai bentuk dukungan moral yang sangat berharga dalam menghadapi situasi sulit yang sedang dialami Kabupaten Pati saat ini.
Risma juga meminta dukungan dari seluruh komponen masyarakat agar agenda pembangunan yang telah direncanakan sebelumnya tetap dapat terealisasi dengan baik. Suksesi kepemimpinan darurat ini diharapkan menjadi momentum bagi Kabupaten Pati untuk berbenah dan meningkatkan pengawasan terhadap praktik korupsi di masa depan.
Editor : Arif F
Artikel Terkait
