Terima Laporan SGS dari Kadin, Gibran : Bukti Ekonomi Kota Solo Terus Bergerak

Langgeng Widodo
.
Jum'at, 21 Oktober 2022 | 14:11 WIB
Audiensi panitia SGS / pengurus Kadin Kota Surakarta dengan Wali Kota Gibran Rakabuming Raka di Loji Gandrung, Jumat (21/10/2022).

MURIA.iNews.id-Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming mengapresiasi capaian transaksi Solo Great Sale / SGS 8 yang sudah tembus Rp 2,2 triliun, meski waktu penutupan kurang seminggu.

Capain Rp 2,2 triliun tersebut sudah melelebihi target senilai Rp 2 triliun, seperti yang dicanangkan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjoyo saat peluncuran Solo Great Sale 2022 akhir September lalu.

Menurut Gibran, tingginya capaian transaksi SolonGreat Sale hingga melebihi target itu membuktikan bahwa perekonomian Kota Solo terus tumbuh bergerak, pasca pandemi covid-19.

 "Dua kali SGS digelar dalam situasi pandemi, tahun lalu dan sekarang, hasilnya tetap menggembirakan dan bagus. Tahun depan, SGS tetap kita lanjutkan," kata Gibran, usai menerima audiensi Kadin Surakarta dan panitia SGS di rumah dinas wali kota, Loji Gandrung, Jumat (21/10/2022).

Dalam audiensi ke wali kota, ketua Kadin Surakarta Gareng S Haryanto sekaligus penanggung jawab SGS didampingi pengurus Kadin Surakarta dan panitia SGS lainnya dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Surakarta Aryo Widyanto.

Kepada wali kota, Gareng melaporkan bahwa transaksi Solo Great Sale sudah mencapai Rp 2,2 triliun hingga Senin (20/10/2022). Transaksi itu bisa mencapai lebih dari Rp 2,5 triliun hingga penutupan 30 Oktober mendatang.

Sektor otomotif, perbankan, dan perhubungan pemberi kontribusi terbesar dalam transaksi SGS, selain sektor-sektor lainnya. "Saya kira Bulan Oktober itu low seasson, ternyata ramai juga, banyak hotel penuh," kata Gareng.

Menanggapi permintaan wali kota terkait lanjutan SGS tahun depan, Gareng S Haryanto siap melaksanakan. Namun belum bisa dipastikan apakah dilaksanakan Bulan Oktober seperti sekarang ini atau dikembalikan seperti semula di Bulan Februari.

Selain melaporkan capaian transaksi, Garang yang antara lain didampingi Abdullah Suwarno, Farid Sunarto, Daryono, Febri Hapsari Dipokusumo, dan Liliek Setiawan itu melaporkan juga rencana penutupan (closing ceremoni, 30 Oktober malam. Untuk penutupan, wali kota menyarankan dilaksanakan di ruang tertutup.(*) 

Editor : Langgeng Widodo

Follow Berita iNews Muria di Google News

Bagikan Artikel Ini