GROBOGAN,iNewsMuria.id - Menjelang akhir Tahun Anggaran 2026, Bupati Grobogan Setyo Hadi meminta seluruh jajarannya untuk memacu percepatan pembangunan dan penyerapan anggaran APBD 2026.
Teguran tegas hingga peringatan khusus disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Pelaksanaan Pembangunan Triwulan III di Aula Dinas Pendidikan Grobogan, Kamis (15/10/2026).
Langkah tegas Bupati Setyo Hadi diambil mengingat realisasi keuangan APBD Kabupaten Grobogan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih belum maksimal.
Dari total alokasi Belanja Daerah sebesar Rp2,95 triliun, hingga awal Oktober 2026 baru terserap 63,78 persen atau sekitar Rp1,88 triliun. Sementara untuk pengerjaan fisik di lapangan sudah mencapai 69,42 persen.
Bupati Setyo Hadi memberikan catatan khusus bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang capaian kinerjanya masih di bawah target.
"Dari realisasi laporan fisik dan keuangan, ada beberapa OPD yang capaiannya masih rendah. Untuk OPD yang capaiannya masih rendah, saya minta bekerja lebih keras mengejar ketertinggalan," tegas Bupati Setyo Hadi.
Meski melayangkan teguran keras, Bupati Grobogan tetap mengapresiasi dinas-dinas yang berhasil mencapai target tepat waktu dalam penyerapan APBD dan pengerjaannya.
Ia mengingatkan agar seluruh jajarannya tidak cepat puas, sebab anggaran daerah ini bertujuan untuk memberikan manfaat nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dalam rakor tersebut, Bupati Setyo Hadi menyampaikan, bahwa hingga 6 Oktober 2026, ada lima instansi di Kabupaten Grobogan dengan daya serap anggaran paling tinggi.
“Yakni, BPBD Grobogan mencapai 87,02%, Disperakim 84,64%, Dinsos 81,97%, Kecamatan Penawangan 81,95% dan Dinas Pendidikan 79,51%,” ujar Bupati.
Selain penyerapan anggaran instansi, Bupati juga memberi perhatian khsusu untuk proyek-proyek infrastruktur berskala besar yang didanai lewat dana pinjaman daerah.
Proyek-proyek vital tersebut meliputi, pembangunan jalan kabupaten penunjang transportasi antar-desa. Lalu penataan keindahan kawasan kota serta sarana dan infrastruktur penanggulangan banjir.
Mengingat nilai investasinya yang sangat fantastis dan dipantau ketat oleh publik, Bupati Setyo Hadi meminta seluruh elemen Pemkab menjaga komitmen penuh.
"Paket-paket kegiatan yang cukup besar ini tentunya dipantau banyak pihak. Fokus dan prinsip kehati-hatian wajib diterapkan secara ketat demi menghindari kegagalan proyek," tegas Bupati.
Menghadapi sisa waktu di Triwulan IV pascaditetapkannya APBD Perubahan TA 2026, Bupati Grobogan mengimbau seluruh jajarannya untuk tidak tertutup jika menemukan kendala teknis di lapangan.
Bupati optimistis, koordinasi yang solid, keterbukaan, serta kerja ekstra di akhir tahun, seluruh target pembangunan di Kabupaten Grobogan dapat tuntas tepat waktu, tepat mutu, dan membawa manfaat nyata bagi seluruh warga.
Editor : Arif F
Artikel Terkait
