GROBOGAN,iNewsMuria.id - Niat bermain air berujung duka mendalam di Desa Klampok, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Seorang anak laki-laki berinisial MH (13) ditemukan tewas setelah tenggelam di saluran Irigasi Klambu Kiri, Desa Godong, pada Minggu sore (27/9/2026).
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan, Wahju Tri Darmawanto, menjelaskan bahwa insiden tragis ini bermula sekitar pukul 16.30 WIB.
Korban MH diketahui mendatangi saluran irigasi Klambu Kiri di Desa Godong, bersama dua orang temannya, Farouk dan Kenzo, dengan maksud bermain di sekitar saluran air.
"Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, kejadian bermula ketika korban bersama dua orang temannya datang ke sekitar saluran irigasi dengan maksud bermain," ujar Wahju.
Sesampainya di lokasi, korban langsung turun dan bermain di dalam saluran irigasi. Diduga kurang mahir berenang, korban tiba-tiba mengalami kesulitan di dalam air hingga akhirnya tenggelam dan terseret arus.
Kedua rekan korban, Farouk dan Kenzo, sempat berusaha memberikan pertolongan. Namun, derasnya arus membuat mereka gagal menyelamatkan korban yang dengan cepat menghilang dari permukaan.
Mengetahui rekannya terseret arus, kedua saksi langsung pulang ke desa untuk meminta bantuan warga setempat. Laporan kemudian diteruskan oleh Kepala Desa Klampok kepada pihak BPBD Grobogan yang langsung mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi.
Setelah melakukan pencarian intensif selama beberapa jam, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan korban pada pukul 19.40 WIB. Korban ditemukan berjarak kurang lebih 200 meter dari lokasi awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia.
Usai dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Desa Klampok untuk disemayamkan dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Pihak BPBD mengimbau para orang tua dan masyarakat agar lebih ketat mengawasi anak-anak, terutama saat bermain di sekitar aliran air yang deras demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Editor : Arif F
Artikel Terkait
