PATI,iNewsMuria.id - Upaya pencarian terhadap seorang warga Desa Perdopo, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, yang diduga hanyut di Sungai Kedungdowo oleh Tim SAR Gabungan, Minggu (18/1/2026) dilanjutkan.
Setelah sebelumnya pada Sabtu (17/1/2026), pencarian korban tersebut dengan melakukan penyisiran intensif, di Sungai Kedungdowo dipimpin Polsek Gunungwungkal bersama jajaran Polresta Pati tidak membuahkan hasil.
Korban diketahui bernama Sudi (52), buruh tani asal Desa Perdopo. Sejak dinyatakan hilang beberapa hari lalu, aparat kepolisian secara konsisten mengoordinasikan pencarian bersama unsur TNI, Basarnas, BPBD, relawan, serta masyarakat.
Kapolresta Pati melalui Kapolsek Gunungwungkal AKP Sukarno mengatakan, kelanjutan pencarian merupakan tindak lanjut dari evaluasi hasil operasi sebelumnya. Penyisiran kembali difokuskan dari titik awal hingga muara sungai.
“Kami tetap memaksimalkan pencarian bersama seluruh unsur. Metode penyisiran diperluas, dimulai dari TPI Sambiroto Kecamatan Tayu hingga ke muara sungai,” ujar AKP Sukarno.
Ia menegaskan, keterlibatan Polri secara berkelanjutan dalam operasi pencarian ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya dalam penanganan musibah akibat bencana alam.
“Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam misi kemanusiaan. Ketika warga tertimpa musibah, kami pastikan negara hadir dan tidak berhenti berupaya,” tegasnya.
AKP Sukarno menjelaskan, tim SAR gabungan terdiri dari personel Polresta Pati, Polsek Gunungwungkal, Koramil, Basarnas, BPBD, relawan, serta masyarakat sekitar.
Namun demikian, hingga saat ini korban masih belum ditemukan. Kendala utama di lapangan masih sama seperti hari sebelumnya, yakni arus sungai yang deras, air keruh, serta cuaca yang tidak menentu.
“Arus cukup deras dan jarak pandang terbatas masih menjadi tantangan serius. Selain itu, pendangkalan di area muara juga menyulitkan manuver perahu pencari,” jelas AKP Sukarno.
Menurut AKP Sukarno, selama korban belum ditemukan, tim gabungan akan terus berupaya maksimal sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen untuk memberikan kepastian serta harapan bagi keluarga korban.(*)
Editor : Arif F
Artikel Terkait
